Blog Archives

PRAISE PUBLICY, CRITISM PRIVATELY

Ada cerita menarik dari sebuah scene film berjudul See You After School. Sebenarnya film ini bercerita mengenai anak sekolah  yang sering dibuli di lingkungan dimana ia belajar, kita sebut aja si cupu. Namun, pada akhirnya ia menjadi seseorang yang dikagumi oleh teman-temannya karena mampu menemukan jati dirinya meski sempat mengorbankan hubungan persahabatan dengan teman dekatnya.

Suatu saat ada adegan dimana terjadi pencurian di kelasnya saat pelajaran olah raga berlangsung. Wali kelasnya pun sangat geram karena kejadian tidak terpuji ini sudah terjadi berulang kali. Agar dianggap sebagai orang yang pemberani dan ‘bandel’, si ‘cupu’ beraksi dengan berpura-pura menjadi pelaku dari pencurian yang sering terjadi. Sebagai konsekuensinya maka ia akan dihukum dan mendapat perhatian dari teman-temannya.

Tapi bukan itu yang ingin saya bagi kepada teman-teman sekalian.

Guru yang sedang marah memasuki ruang kelas dan langsung menyuruh seluruh anak didiknya untuk memejamkan matanya dan menunduk kepalanya;

Saya minta semuanya memejamkan mata dan menundukkan kepala, Sekarang! dan jangan berani-berani untuk membuka mata” tegas sang guru. (more…)

Advertisements
%d bloggers like this: