ORIENTASI BELAJAR SI ”3 IDIOTS”

Kenapa harus sekolah?? sekiranya banyak orang akan menjawab; supaya dapat ijazah terus bisa kerja, bisa hidup layak, agar mendapat pandangan baik dalam masyarakat, dan bla..bla..bla..tapi sedikit dari kita memiliki pengukuran yang benar mengenai tujuan menempuh pendidikan disekolah. Terus kenapa hayo kita harus sekolah??

Mungkin sebagian dari kita pernah menonton film “3 Idiots” sebuah film yang memiliki nilai-nilai (values) pendidikan yang luar biasa. Selain mengkritik adanya sistem pendidikan yang hanya mengedepankan kemampuan otak dan materialisasi sebuah nilai, film ini mampu menghadirkan sebuah gambaran mengenai sosok pelajar (baca:penuntut ilmu) yang memiliki pandangan belajar/orientasi belajar yang benar.

Film yang dibawakan oleh Aamir Khan ini mampu memberikan sebuah pelajaran bagi kita yang saat ini duduk dibangku kuliah atau yang sedang menimba ilmu untuk bekal di masa depan, bahwa menempuh pendidikan bukan semata-mata diniatkan untuk berkompetisi demi sebuah nilai saja yang berorientasi pada lapangan kerja, pada kekayaan atau materilisme yang lain. Tetapi,  menuntut ilmu harus diniatkan sebagai pembentuk karakter jiwa yang besar, sebab di belakang jiwa yang besar terdapat kesuksesan yang selalu mengikuti. Jadi apapun pendidikannya, apabila orang tersebut berilmu maka orang tersebut pastilah kesuksesan selalu mengikutinya. Begitulah pesan moral yang tersirat dalam film yang diproduksi oleh Vinod Chopra Film beberapa tahun yang lalu ini.

Aamir khan yang diceritakan sebagai sosok pelajar yang idealis, cerdas, dan memiliki prinsip yang kuat beberapa kali memberikan pengambarannya dalam scene film yang menurut saya sungguh sangat luar biasa.

Diceritakan ketika Aamir Khan dengan beraninya memberikan kritikan terhadap dosennya yang hanya mementingkan teksbook daripada memahami makna dan tujuan dari belajar. Bahkan mengkritik rektornya yang selalu menekan mahasiswa untuk berkompetisi untuk sebuah nilai. Saat kuliah pun kebanyakan dosen lebih senang jika Aamir Khan berada diluar kelas. Meskipun begitu, Jika ia dikeluarkan dari suatu kelas maka ia akan pergi ke kelas lain meski tingkat dan pelajaran berbeda. Yah ia memiliki prinsip belajar bisa DIMANA dan KAPAN SAJA. Tidak harus dikelas yang ia ikuti sekarang.

Yah mungkin itu hanya sekelumit contoh saja, masih banyak contoh yang digambarkan dalam setiap scene adegan film ini.

Meski Masyarakat kita hari ini melihat dan mengukur pendidikan dengan lapangan kerja yang akan diperoleh nanti, sehingga apapun caranya mereka harus memperoleh pendidikan yang menurut mereka cepat memperoleh pekerjaan. Setidaknya kita sebagai calon pendidik ataupun orang tua/masyarakat yang sadar mengenai orientasi pendidikan bagi anak-anaknya bisa ikut mendidik murid/anaknya untuk senantiasa mengedepankan menuntut ilmu yang bisa membuatnya bermanfaat bagi orang lain atau lingkungannya daripada pencapaian harta, kedudukan ataupun materi yang lain.

Advertisements

Posted on October 12, 2012, in artikel pendidikan and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. be stupid or be idiots???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: