SIDANG DI PENGADILAN NEGERI (PN) SLEMAN

Salam,

Ada yang pernah dapat surat tilang?? Kena razia terus bayar polisi dimuka (jangan deh!).

Jadi, semua bermula mengenai pelanggaran tindak pidana lalu lintas. Singkat cerita, karena terdesak urusan kuliah, saya yakinkan diri bawa motor ke kampus tanpa menggunakan SIM (Surat Ijin Mengemudi).

Sebelum berangkat saya sudah sepakat untuk tidak melewati jalur rawan razia. Tapi karena kebutuhan yang benar-benar mendesak, saat itu saya putuskan untuk melewati jalan Ring Road Utara. Benar deh, akhirnya kejadian juga. Tepatnya di jalan Ring Road Utara antara jalan Kaliurang dan Gejayan ada razia pengendara motor. Yah kena lagi deh..meski pelanggaran yang dihitung hanya SIM saja. Alhamdulillah…Tahu aja pak polisinya kalau saya lagi bokek.

Sekedar informasi, beberapa lokasi rawan razia di daerah Sleman seperti yang saya ceritakan tadi yaitu Ring Road Utara antara jalan Kaliurang dan Gejayan, tempat yang lain seperti Ring Road Utara dekat Monjali, Ring Road Utara depan Kanwil Pajak Sleman, Ring Road Utara depan Polsek Condong Catur, Jalan Gejayan, Pasar Demangan dll. Tapi tidak menutup kemungkinan ada razia di tempat lain.

Lanjut ke topik utama, wal hasil tanggal 9 Maret kemarin saya menghadiri sidang atas pelanggaran yang saya lakukan di Pengadilan Negeri Sleman Jl. Merapi, Beran, Sleman pukul 9 pagi. peta pn sleman

Sebelum sampai di Pengadilan Negeri Sleman, kita bisa melihat banner bertuliskan parkir sidang PN Sleman. Nah.. bagi yang ingin beramal dengan tukang parkir bisa menempatkan motor di sini, tapi kalau mau gratis ya parkir di halaman PN Sleman. Setelah masuk teman-teman akan melihat kerumunan terdakwa lain, berjubel, berusaha mengumpulkan surat tilang dan menunggu pemanggilan oleh petugas yang berkoar-koar dengan mic yang dipegangnya. Setelah menunggu kurang lebih 15 menit dimulai dari waktu mengumpulkan surat tilang, akhirnya saya mendapat giliran sidang. Bersama sekitar 12 orang yang lain saya duduk di kursi panas.

Pengalaman sidang pertama sungguh mengesankan, ketua sidang tampak meyakinkan. Dari semua terdakwa yang duduk di depan, sebagian besar ditanya mengenai sebab-sebab melanggar lalu lintas. Secara runtut masing-masing terdakwa memberikan penjelasannya. Dalam hati, wah bagus ni.. dengan suara yang tegas ketua sidang memberikan pengarahan kepada terdakwa atas pelangaran yang mereka lakukan dan memberikan keputusan sidang sesuai dengan sebab-sebab dan kondisi masing-masing terdakwa. Bukan bermaksud membesar-besarkan institusi ini, tapi dengan cara ini akan memberikan pendidikan dan pelajaran kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran hukum. Mengenai keputusan sidang, saya rasa cukup adil dengan melihat sebab-sebab pelanggarannya. Namun, patut disayangkan pula sebagian terdakwa lain yang tidak ditanya dipukul rata sebagai pelanggaran yang sama. Disatu sisi menguntungkan bagi terdakwa dengan pelanggaran berat tapi merugikan bagi terdakwa lain yang melakukan pelanggaran lebih ringan.

Putusan sidang telah selesai dan saya harus membayar uang sebanyak 24 ribu Rupiah sebagai denda dan seribu rupiah untuk uang administrasi (???). Jadi total pembayaran yang harus diberikan adalah 25 ribu Rupiah.

Belum selesai sampai disitu, saya harus menunggu kembali beberapa menit untuk mengambil STNK yang disita dan membayar uang denda kepada petugas yang menunggu di pintu keluar ruang sidang.

Akhirnya selesai juga. At least, saya sedikit puas dengan institusi hukum satu ini. Meski ada beberapa bagian pelayanan yang harus diperbaiki. Misalnya, disediakannya tempat duduk bagi terdakwa yang hendak mengikuti sidang,dan  penyediaan lahan parkir.

Pelajaran yang bisa diambil adalah taatilah peraturan berlalulintas agar tidak terkena tilang petugas kepolisian :). Yang belum punya SIM, ayo segera buat! Saya juga berencana untuk segera membuat SIM.

About achmadanwar

Guru muda

Posted on March 13, 2012, in materi pendidikan. Bookmark the permalink. 13 Comments.

  1. wah besok tgl 11 mei 2012 bakal mengikuti jejak njenengan :D

  2. ikut donk.. kangen ma salah satu panitera di PN.. huhuhu…

  3. daerah mana itu gan ancer2 PN nya ?
    kalo misal kmrn kena gara2 ga bawa stnk trus ditahan sim nya , kalo mau ngambil sim nya harus bawa stnk juga ga ya ? apa tinggal bayar aja ?

  4. yang SERIBU RUPIAH bukan uang administrasi, tapi BIAYA PERKARA, semua diatur dengan peraturan sah. untuk lebih jelas silahkan cek ke Pengadilan Negeri Sleman

  5. Semua uang denda n biaya perkara masuk negara dan dapat dipertanggung jawabkan karena hari itu juga harus disetor ke kas negara

  6. Saya harusnya ikut sidang jumat 6 Desember 2013 di PN Sleman, tapi karena sibuk jadi gak bisa ikut. STNK ditilang karena blum punya SIM. Terus ikut sidang lagi untuk ngambil STNK kapan yah, atau bebas tiap jum’at. Trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 140 other followers

%d bloggers like this: